Kaji Cepat BNPB

Estimasi Kerusakan Bangunan Pascagempa (VHR Data)

Model: Aktif (Akurasi 89%)
P
Petugas Lapangan TRC BPBD NTT

Visualisasi Spasial Kerusakan

Rusak Berat Rusak Sedang Rusak Ringan

Agregasi Data Kategori BNPB

Terakhir Update: Baru saja
Kecamatan R. Berat R. Sedang R. Ringan
Larantuka 1.205 2.340 4.100
Ile Mandiri 850 1.100 2.800
Titehena 430 890 1.250
Total Estimasi 2.485 4.330 8.150

Draf Laporan Awal (LLM Generated)

Menyusun Teks...

Berdasarkan hasil analisis citra satelit bitemporal pascagempa bumi tektonik M7.7 di wilayah Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026, tercatat persebaran kerusakan fisik di 3 kecamatan utama. Secara umum, tingkat keyakinan model visi komputer berada pada nilai agregat 89%.

Wilayah dengan tingkat kerusakan struktur tertinggi adalah Kecamatan Larantuka dengan estimasi bangunan Rusak Berat sebanyak 1.205 unit, Rusak Sedang 2.340 unit, dan Rusak Ringan sejumlah 4.100 unit.

Secara kumulatif, total estimasi rumah terdampak yang membutuhkan tindak lanjut kaji lapangan adalah sebanyak 14.965 unit. Berdasarkan pola sebaran spasial tersebut, diusulkan prioritas pengiriman logistik dan tim survei diarahkan menuju pesisir Ile Mandiri.